Michael Buble’s version


Image taken from this blog

Call me irresponsible
Call me unreliable
Throw in undependable, too

Do my foolish alibis bore you?
Well, I’m not too clever, I
I just adore you

So, call me unpredictable
Tell me I’m impractical
Rainbows, I’m inclined to pursue

Call me irresponsible
Yes, I’m unreliable
But it’s undeniably true
That I’m irresponsibly mad for you

Do my foolish alibis bore you?
Girl, I’m not too clever, I
I just adore you
Call me unpredictable
Tell me that I’m so impractical
Rainbows, I’m inclined to pursue

Go ahead call me irresponsible
Yes, I’m unreliable
But it’s undeniably true
I’m irresponsibly mad for you

You know it’s true
Oh, baby it’s true

Sutress bisa ditimbulkan dari kombinasi dari pekerjaan yang membosankan & melelahkan juga menyebalkan tapi sayangnya nggak bisa keluar dan nggak boleh nyerah, lalu ada ibu yang drama queen yang sibuuuk terus nyuruh anaknya nyari pacar gak penting dan himbauan itu disampaikan dengan sederetan kata-kata nyebelin, kemudian ada mantan yang di luar dugaan *padahal sudah ge er* ternyata memang mau balikan lagi tapi sama-sama nggak berani jadi berkesimpulan lebih baik begini saja, teruuuss ada lagi bad boy yang hts nggak puguh, selain itu seorang teman baik yang masih saja sedikit ‘meneror’.
Hidup yang sama sekali tidak berkualitas, tidak menghasilkan apapun yang berguna buat orang lain. Hidup yang cuma dipakai buat ngomel. Menyedihkan, ketika hidup yang seyogyanya bisa lebih bermanfaat ini, yang sebenarnya bisa dipakai untuk bersyukur bahwa, setidaknya… si cewek nggak penting ini masih bisa melampiaskan sutress dengan cara makan! Well, apalagi yang bisa menghibur cewek jomblo gak penting selain ngelenong dan makan?!
Yang jadi favorit baru adalah Mi Semarang di parkiran gedung HS di Jl. Pancoran Timur. Ada mi rebus, mi goreng, nasi goreng, mi bihun… dimasak ala Jawa, rasa manis pedes yang makin nendang dengan sedikit bau gosong arang akibat dimasak dengan tungku bukan kompor, membuat seluruh saraf perasa di otak bekerja dan reaksi kimia yang dihasilkan mampu meredakan detakan jantung yang kemudian membuat aliran darah sedikit tenang dan… otak juga bisa berpikir sedikit lebih jernih. Tapi, dasar sutress, ketika menunggu si mas membuat mi rebus pesananku, aku malah ketambahan napsu pengen ngomel, gara-garanya dia masak sambil teteleponan. Aduuuh… aku sebal! Teknologi yang bernama handphone / hp / mobile phone / telepon genggam / hengpong *sutralah…* benar-benar ‘mengikat’ semua orang, tidak peduli lagi bekerja, lagi masak mi rebus, lagi nyetir… kayanya… hidup sekarang tidak hidup tanpa si hengpong ini, uuugh… sebagai bukan maniak leleponan, aku sebal sekali sama orang yang sepertinya tidak bisa menunda telepon untuk melakukan pekerjaan yang utama, kecuali jika itu telepon memang telepon yang peeeeentiiiiing banget. Aku sudah berniat untuk menegur si mas-nya supaya dia mengerjakan pesananku dulu, baru setelah itu melanjutkan teleponnya, namun usaha jutekku ini terhenti sebelum aku membuka mulut ketika aku mendengar dengan siapa si mas ini berbicara. Entah pacar atau entah kecengan, yang jelas mereka berbicara mesra dan saling melempar rayuan gombale mukiyo.
Aku sebal, tapi sekaligus ingin tersenyum, dan berusaha berpikir sabaaaarr… bahwa mungkin ada bagusnya si mas nelpon si cewe, dan mungkin akan berdampak bagus pada mi rebusku, karena dimasak dengan perasaan cinta. Aku percaya, bahwa makanan akan lebih nikmat jika dimasak dengan suasana hati yang baik, sedang jatuh cinta misalnya…
Setelah si mas selesai nelpon, dia berkomentar singkat pada temannya, “aku ini buaya, kok dikadalin” kemudian, dengan seperti tanpa berpikir, si temannya menjawab, “kancil saja bisa diakalin, ya buaya pasti bisa dikadalin juga”
Great! Aku tersenyum lebar dan merasa terhibur.
Dan kemudian, otakku yang cuma segede kepalan tangan ini langsung menghubungkan kata-kata itu dengan pemikiran bahwa, bukankah kita semua… aku, kamu dan dia… selalu berusaha ngadalin dan ngakalin calon pasangan sebelum resmi menjadi pasangan?! Sama seperti bunga bangkai yang menebarkan aroma ‘mangsa’ pada serangga pemangsa yang kemudian malah menjadi mangsa si bunga?! Sama seperti laba-laba yang dengan ketekunan memintal sarang dengan maksud menjebak serangga lainnya untuk kemudian diisap saripatinya hingga mati?! Sama seperti belalang betina yang menawarkan persetubuhan sebelum memenggal si belalang jantan?!
Hmm….
You are trapped! Kamu terkecoh, terjebak dan… nikmatilah hidup. Apa hubungannya? Entah, otakku masih belum bisa menguraikan simpulnya.
Tapi… tapi… bukankah kita semua memang mencari jebakan? Memintal harapan, menawarkan kenikmatan… untuk menjebak dan juga terjebak.
Sepanjang jalan menuju kos, sambil minum teh kemasan rasa dukun, pemikiran ini berputar-putar di kepalaku, membuat aku tersenyum ironis. Aaah…. hidup, betapa rasanya menyenangkan. Ada amarah, omelan tak berujung, tapi juga kenikmatan kecil berupa humor yang tak terduga.
Errr… sepertinya, aku perlu mengungsi ke tempat mas Ken sejenak, minum teh sambil makan kue kecil, lalu tidur dalam pelukannya, supaya otakku berhenti berputar-putar dalam nebula ungu untuk sejenak, dan yang terpenting, aku behenti mengomel, karena mas Ken tau benar bagaimana membuatku diam.
Ya sutrah.

Eh, apa? Mi rebusnya rasanya gimana?! Well, pedas manis dan ada sedikit bau gosong yang malah membuat si pedas manis ini medok banget, dinikmati bersama teh hangat yang wasgitel (wangi, panas, legi tur kentel) pasti akan membuat penikmatnya merasa seperti pulang kampung, tengah malam kelaparan dan dimasakin sama si ibu yang drama queen. Tapi, kalau males bikin teh yang wasgitel, teh rasa dukun juga boleh… sedikit lebih masa kini rasanya.

Baru dapet hasil foto dari teman yang mau belajar jadi profesional dan supervisi sama seorang profesional *halah, naon seh*. Temenku, si Gimbal, mo belajar motret, dan menjadikanku sebagai model jadi-jadian… doooh… kasian banget ya dia, yg ada pas sesi foto, malah model jadi-jadiannya yang semangat, potograpernya kelelahan… :lol: Gimbal disupervisi sama Mas Jaya… waduuuh… hebat deh si om yang ini… hasilnya keren-keren… berikut yang mau aku pamerin adalah hasil karya Mas Jaya
happy happy me

happy happy me jugak...

who's who

Kalau yang ini, adalah hasil karya Gimbal
the gate

the front

Yang ini, potret by Gimbal, sotosopan Gimbal juga, yang juga merupakan salah satu favoritku. Kenapa jadi favorit aku? Lihatlah eyeshadowku… blendingnya kelihatan baguuuuussss ya neeek… Birunya juga mateng banget, filter coklat malah complimenting warna e/s… aduuuh aku suka banget…. perhatikan yaa….
blue eyes blue

Make up artistnya? Haaa…. jelas akyuuuu dong…. :lol:
Bagaimana? Cukup menghibur gak? Ada yang berminat untuk dipoto jugak? Mau hubungi Mas Jaya boleeeh…. atau, kalau mau lewat aku juga boleh… *mas, komisinya dipoto lagi ajaaa… model for free :lol: * eh, kalau cuma mau didandanin doang juga boleh kok… asal siap jadi kelinci percobaanku ajee…. :lol:

Hari minggu kemarin, ada photo session buat Ibu-ibu hamil di FD, sebagai tim penggembira, aku tentu saja ikutan. Sebenernya, aku gak masuk dalam agenda jadi model, tapi… mana tahaaan… secara, yang motonya fotografer profesional, kamera profesional, rugi banget deh kalo aku sampai gak kepoto…
Jadilah, memaksa-maksa sang duo fotografer, Adrian & Dhyta untuk ada sesi foto colongan… dan inilah sebagian hasilnya…
dendong
vintage
vintage2
Beda banget ya sama kamera yang abal-abal… hehehehe secara skill-nya juga jauuuuh…. keren banget… Dhyta, Adrian, thanks berat yaaa… aku sukaaaa…. tapi… jadi pengen lagi!
Jedhaaang!!!

Pffiuuuuh….
Ada mantan yang menggoda, kamsudnya, aku yang termehe-mehe jahe lagi, dia sih mungkin gak ada kamsud selain beneran minta maap dan sekedar menjalin tali silaturahmi *halah*. Tapi kok… kok… ah, sutralah… mungkin aku yang gr.
Lalu, ada ttm *yaooolooh… perlu dinistakan lagikah?* yang gak jelas juga, mau dia apa, mau aku apa. Yang satu perlu nenggak Grand Marnier sampe muntah, yang satu lagi perlu mabuk ganjah sebelum saling mengakui perasaan masing-masing. Tauu… tauuu… ini gak lucu buat orang seumuran aku. Tapi ya pegimana lagi, udah terjadi. Teteup… dua-duanya nggak mau lebih dari temen tapi juga nggak mengurangi intensitas dan kadar flirt! Arrgh! Dua-duanya sama-sama busuk dan hobi menye-menye.
Eeeh… menambah hidup ini makin gak guna, datang lagi satu mahluk dari Indonesia timur sana, yang tiba-tiba ngajakin pacaran lalu lima hari kemudian ngelamar dan bilang, “aku serius, aku yakin aku bisa ngasih makan kamu, aku yakin aku bisa membahagiakan kamu, itu sebabnya aku berani ngomong gini. Aku juga gak nyangka bakal punya perasaan kayak gini, tapi ini bukan cuma kemarin, ini sudah sejak bertahun-tahun lalu, kalau aku nggak ngomong sama kamu sekarang, aku takut nanti aku nyesel karena kamu nikah sama orang lain dan nggak pernah tau perasaan aku. Aku yakin, kamu bisa jadi pendamping hidupku, kamu bisa support aku untuk jadi laki-laki beneran”
Mateek!!!
Kalau si mahluk ajaib itu bukan teman baik, mungkin ceritanya akan jadi lebih sederhana, dia cuma asal-asalan saja, cuma sekedar mencoba, kalo dapet ya syukur kalau nggak ya udah. Jawabannya juga akan lebih mudah. Tidak adalah tidak, nggak peduli bakal sakit hati. Nggak peduli bakal dipisuhi dan dibilang, “sok laku”. Bodo. Tapi… dia seorang teman baik, yang sudah aku kenal selama hampir 20 tahun. Aku juga tau, dia sudah berpikir panjang lebar sebelum bilang gitu ke aku. Mungkin aku salah, mungkin dia sudah berubah, bukan temanku yang dulu, tapi entahlah, aku tetap saja merasa nggak enak untuk berpikiran buruk soal dia.
Astaga….
Aku sudah sekian lama mencari cinta, sekian lama menunggu ada orang yang berani ngomong, bahwa dia mau menghabiskan sisa hidupnya dengan membangun hidup baru denganku. Tapi aku tidak mengharapkan teman baik yang benar-benar teman untuk bilang kayak gitu. Dan yang bikin semuanya makin jadi menyebalkan adalah, mahluk ajaib ini, tiap dua jam sekali sms gombale mukiyo. Hadoooh… aku pengen muntah. Tapi aku juga gak berani muntah *yaiks…* Kenapa? Ya ampuun… kenapa?! Dia teman baikku… Aku peduli sama mahluk ini! Kalau ada cewek yang berani bikin dia sebel, bikin dia nangis atau menghina temanku ini, mungkin aku orang pertama yang bakal nampar cewek itu, dan aku nggak mau jadi orang yang bikin dia sebel. Tapi… dia udah bikin aku sebel juga… huhuhuhuhu. Aku sih nggak pernah bales smsnya, abis aku bingung mau ngomong apa. Telpon juga nggak pernah aku angkat. Yaaa… yaa… aku jadi kayak pengecut, tapi ya apa boleh buat, aku belum tau aku mesti ngomong apa, daripada salah, lebih baik aku diam dulu. dalam diammu, apakah kamu mengingatku? sumpah… muntah gak baca sms yang model begitu? Astaga… ini tahun 2008 jendral!!! Puisi, lebih baik ditaroh di blog saja, jangan dikirimkan cewek gak guna model aku yang lagi gak puguh sama karirnya yang gak ada kemajuan sejauh ini, cewek gak guna yang lagi kecanduan ngelenong…
Makin bikin hidup ini kayak drama, tiga-tiganya ngajakin liburan! Yang pertama bilang, pengen nostalgila di Bandung dan mungkin ada bagusnya lanjut ke Garut, hmm… menarik. Yang kedua, yang katanya sudah punya cewek ituh, masih sibuk merayu untuk ke Bali yuuk, nggak asyik kalo pergi sendiri, katanya… hmm… menarik. Yang terakhir, mengirimkan tiket untuk ke Raja Ampat, yang konon indah banget. Katanya, ingin bertemu dan meyakinkan aku bahwa dia serius, hmm… bagian Raja Ampatnya ini sangaaat… sangaaat menggoda. Maaan… Raja Ampat maan….
Pfiuuh…
Belum lagi soal kerjaan yang makin lama makin menekan dengan rutinitas membosankan. Sumpe makdikipe… kalo nggak perlu duit buat bayar lenongan, aku sudah resign, aku nggak peduli lagi. Aku mau digaji separo dari gaji sekarang asal aku bisa bahagia, senang hati mengerjakan pekerjaan lama. Tapiiiii….. aku perlu duit buat bayar lenongan… perlu membuktikan juga kalau aku bisa bertahan dengan menjual komoditi yang aku benci! Beneran.. aku nggak suka sama produk yang aku jual sekarang. Membosankan! Aku cuma menjalankan kerjaan kayak robot, gak punya passion lagi, beda banget sama yang dulu… :( huhuhuhu…. aku nggak bisa lagi balik ke pekerjaan lama apalagi dengan gaji lama… tapi aku bosaaaaan….
Pfiuuuh…
Aku bener-bener gak ada guna ya? Bisanya cuma ngomel gak jelas di blog gak penting.
Sutralah.

Siapa saja… tolong dengerin Cosmopolitan 90.4 FM, hari ini jam 6-7 malam. Pliiiissssss

Kemarin, aku ketemuan sama anak-anak forum FD. Senaaangnya….. padahal hampir tiap minggu ketemuan loh, meski gak sama semuanya, tapi ada aja yang ketemu tiap minggu.
Terlihat dari hebohnya gambar-gambar yang diambil dari forum, Ms. Kelly, nyolong 2 gambar ya neng…. :P
gath_uk2

gath_uk1

gath_uk3

Daaan… aku dooong, perlu bergaya seperti make up artist propesional :lol: *pake p… ya boook*
gath_uk4

Makan malam bersama di seafood ayu, kaki lima di belakang balai samudra kelapa gading ituh, deket kali sunter, yang ada kecoaknya…. hehehehehe jadi inget geng kecoak…. yang benar-benar sempurna untuk mengakhiri hari yang penuh tawa, gaya juga warna-warni dandanan….
emang enak...

P

Nah… siapa yang ingat patah hati kalau begini?

Girls… makasih ya semuanyaaa…. aku seneng banget kemaren…. gak sabar nungguin gathering berikutnya…. hehehehe nagih!

Ini terapi bodoh menurutku. Menuliskan kenangan tentang manusia laut.

Ya ampuuun…. perlu aku bahas gak sih? Haiyaaah…. gila, aku ternisk\takan secara onlen gini… *salah sendiri curhat onlen*

Boooo…. gila… aku nangis lagi, karena manusia laut. Pernah gak, tujuh tahun pacaran sama seseorang dan putus begitu saja? Bukan karena salah satu selingkuh, bukan karena salah satunya suka nampar ato mukul? Dan kamu ditinggalin gitu aja? Kemudian hantu itu tiba-tiba muncul, setlah hampir dua tahun menghilang, meski kamu dengan diam-diam mengharapkan kemunculannya? Booo… itulah yang terjadi sekarang. Ya aku bodoh…

Astagaaa….

Aku kuat kok. Ya aku kuat…

*emaaang…. hiperbola*

Aku patah hati. Menahun. Si manusia laut muncul lagi, bikin termehe-mehe jahe lagi. Sudah beberapa hari ini, dia makin intens menghubungi aku dan sebaliknya juga begitu, gatel kalau gak sms. Meski aku tahu, ini nggak bener dan hubungan ini akan sama saja jadinya seperti dulu. Aku bahkan sudah patah hati lagi. Sudah membodoh-bodohkan diri sendiri lagi. Dan bencinya, di saat yang sama, ginko bilang bahwa, he met someone already, “miu, gw jujur ama lo, kmaren di bogor, gw ketemu sama seseorang, she reminds everything about my ex, dia bilang udah sayang banget ama gw!”, intinya, he is in crush with her only in 4 days!
Gosh….
Yup, aku dan ginko memang gak jadian dan mungkin juga gak akan pernah jadian, we just feel comfort each other. TTM? Mungkin… Masing-masing sudah tau kebusukan yang lain. Dan, memang, flirtnya asik, tapi teteuup… kami tidak bisa lebih dari ini. Bau-bau romantisme dan dramanya gak ada. Kami cuma dua orang narsis yang ketemu dan merasa cocok.
Tapi yaa…. aku sebel pas ginko bilang he met someone. Cemburu? Mungkin. Tapi aku nggak bisa marah, juga nggak bisa cemburu sama ‘ni bocah sebab aku tau, ginko memang tukang tebar pesona. Yang jelas, aku merasa iri hati. Kok… dia bertemu yang spesial lebih dulu yaaa?! Giliranku kapan?
Katakanlah aku memang gatel… :p tapi serius… aku sebel ajaah…
Manusia laut, gi deeeeh jauh-jauh ke laut…. jangan bikin badai hati lagiii…. cuuukuuuup nangis patah hatinyaaa…. capeeek aku…
Haaiiyaaah…. hidup kok sepertinya melelahkan ya buatku, cewek gak guna yang bisanya cuma ngelenong, itu pun maksa! Sutralaah….
Tau gak si ginko bilang apa waktu aku manyun?! Dia bilang, “pasrah miu-miu… pasrah…. gw juga pernah kayak elo, pasrah aja!” Anjrit! Sok tua banget! Sok bijak! Tapi aku ngakak juga…

Smalem nonton film korea judulnya ice bar, inti ceritanya, ada anak kecil yang tinggal sama ibunya di kampung, selalu diledekin karena gak ada bapaknya, suatu ketika, dia tau kalo bapaknya ada di Seoul, jadi dia berusaha untuk bisa ketemu sama bapaknya.
Pokonya, intinya gituh…. aku nangis bombay sepanjang film, seeeeediiiiiih….. inget waktu masih kecil, betapa gak enaknya gak punya bapak :( kamsudku, mungkin bisa jadi aku bakal jadi orang yang berbeda kalau saja ada bapak. Emh, nggak kok, aku nggak menyesali kepergian bapak, maupun keputusan mamah yang gak pernah menikah lagi, aku tetap memilih aku yang sekarang, hanya membayangkan saja, mungkin aku akan jadi orang yang berbeda, itu saja.
Aku bangga banget sama mamah…. daaaaan…. hari ini, dia ulang tahun lo…..
Mah, aku tau mamah gak pernah baca blog, ngarti internet aja kagak, tapi biarinlah… aku mau ucapin selamat ulang tahun di blog juga ya maaah….. semoga sehat selalu, seneng selalu…. daaan cepet mantu yaaaaa…… AAAAAMEEEEEEENNNNN….monyetmemohon
*diposting biar banyak yang doain mamah mantu, itu strategi tersembunyi maak*

Next Page »